Solusi Tepat Meningkatkan Penjualan Produk / Jasa Anda

Media Komunikasi

Dalam bidang komunikasi, media dapat diartikan sebagai perangkat-perangkat yang digunakan untuk menyimpan serta mengirimkan data atau informasi. Beberapa media yang kita ketahui, yaitu:

1. Media periklanan (advertising media) adalah aneka media, konten, pembelian serta penempatan untuk iklan.
2. Media penyiaran (broadcasting media) adalah komunikasi yang dikirimkan melalui jaringan komunikasi elektronik massal.
3. Media digital (digital media), media elektronik yang digunakan untuk menyimpan, memancarkan serta menerima informasi yang terdigitalisasi.
4. Media elektronik (electronic media), komunikasi yang dikirimkan melalui energi elektronik atau elektromagnetik.
5. Hypermedia adalah media dengan hyperlink-hyperlink.
6. Media massa (mass media) adalah semua bentuk/jenis komunikasi massa.
7. Multimedia adalah komunikasi yang menggabungkan aneka bentuk pemrosesan konten informasi.
8. New media merupakan suatu istilah yang luas yang mencakup penggabungan dari media tradisional dengan kekuatan interaktif dari komputer serta teknologi komunikasi.
9. Media berita (news media) adalah media massa yang terfokus pada mengkomunikasikan berita.
10. Media cetak (print media) adalah komunikasi yang dikirimkan melalui media kertas atau kanvas.
11. Media publikasi (published media) adalah segala media yang dibuat tersedia untuk umum (publik).
12. Medium rekaman (recording medium) adalah piranti yang digunakan untuk menyimpan informasi.
13. Media sosial (social media) adalah media yang disebarluaskan melalui interaksi sosial.

Apa itu :

1. Media Periklanan (Advertising Media). Dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Latin “Ad vertere”, yang artinya “untuk mengubah pikiran menuju”. Advertising atau periklanan adalah bentuk komunikasi untuk pemasaran serta digunakan untuk mendorong, membujuk atau memanipulasi penonton (pemirsa, pembaca, pendengar) supaya mengambil suatu tindakan. Secara umum hasil yang diinginkan oleh sebuah iklan adalah terdorongnya perilaku konsumen berkaitan dengan pemasaran sebuah produk/jasa komersial, politik serta ideologi.

2. Broadcasting atau penyiaran adalah bentuk distribusi konten audio dan/atau video ke penonton yang tersebar melalui media komunikasi massa audio atau visual melalui perantaraan radiasi gelombang elektromagnetik. Broadcasting digunakan untuk tujuan sekedar relaksasi pribadi, pertukaran pesan non-komersial, kesperimen, pelatihan diri, komunikasi amatir hingga yang bersifat komersial seperti yang terlihat pada radio, televisi dan internet.

3. Media digital merupakan bentuk media elektronik yang menyimpan data dalam wujud digital, bukan analog. Pengertian dari media digital dapat mengacu kepada aspek teknis (misalnya harddisk sebagai media penyimpan digital) dan aspek transmisi (misalnya jaringan komputer untuk penyebaran informasi digital), namun dapat juga mengacu kepada produk akhirnya seperti video digital, audio digital, tanda tangan digital serta seni digital.

4. Media Elektronik (Electronic Media). Terdapat perbedaan pokok antara media elektronik dan media statis jika ditinjau dari sisi pengguna akhir (penonton). Didalam media elektronik, penontot membutuhkan media yang memanfaatkan tenaga elektromekanik untuk dapat mengakses konten informasi. Sebagai contoh, untuk dapat mengakses konten informasi yang dipancarkan melalui pemancar televisi, penontong membutuhkan pesawat penerima televisi.
Sumber utama media elektronik adalah rekaman video, rekaman audio, presentasi multimedia, presentasi slide, CD-ROM serta konten online. Umumnya konten media elektronik beruwujud digital, meskipun mungkina ada pula yang berupa analog. Setiap peralatan yang digunakan dalam proses komunikasi elektronik (misalnya televisi, radio, telepon, komputer desktop, konsol game, perangkat genggam) juga dapat dianggap media elektronik.

5. Hypermedia sebenarnya merupakan perpanjangan logis dari istilah hypertext. Istilah “hypertext” itu sendiri digunakan oleh Ted Nelson dalam sebuah artikelnya pada tahun 1965. Didalam hypertext grafis, audio, video dan teks biasa saling mengkait antara satu dengan lainnya sehingga membentuk media informasi non-linier umum. Contoh hypermedia adalah world wide web hasil karya dari Tim Berners Lee yang terkenal itu. World wide web memungkinkan orang menyajikan halaman-halaman web yang terkait satu sama lain, maupun yang berdiri sendiri-sendiri.

6. Media massa merupakan penganekaragaman (diversifikasi) teknologi media yang betujuan menjangkau masyarakat atau khalayak yang lebih luas melalui komunikasi massa. Teknologi berbasis elektronik yang digunakan untuk menyebarkan informasi bervariasi seperti penyiaran melalui radio, film rekaman serta televisi. Sedangkan teknologi berbasis cetak biasanya memakai media fisik berupa buku, pamflet, surat kabar atau komik. Berbicara di depan umum serta mengorganisir acara bisa dikategorikan sebagai bentuk media massa.

Sementara itu media massa berbasis digital dapat berupa internet dan komunikasi massa bergerak (mobile). Serta pula layanan masyarakat seperti email, blog, website, radio internet dan televisi internet.

7. Multimedia memakai kombinasi bentuk-bentuk konten yang berlainan yang mencakup teks, audio, image, animasi, video serta bentuk konten interaktivitas. Multimedia bisa diakses melalui perangkat pengolah konten informasi seperti perangkat komputer dan perangkat elektronik audio/video.

8. New Media adalah mengacu kepada akses konten on-demand kapan saja dan dimana saja, pada setiap perangkat digital, serta umpan balik pengguna interaktif serta partisipasi kreatif. Contoh dari new media misalnya ensiklopedia online, wikipedia dsb.
Media Berita (News Media)

9. Media berita atau news media merupakan unsur-unsur dari media massa yang berfokus kepada pemberian berita kepada masyarakat/khalayak umum sebagai sasaran. yang termasuk media pemberitaan antara lain media cetak (surat kabar, majalah berita), siaran berita (radio dan televisi), dan lebih baru-baru internet (surat kabar online, blog berita, dll).

10. Media cetak (print media) adalah komunikasi yang dikirimkan melalui media kertas atau kanvas, misalnya : surat kabar, majalah berita.
Media Publikasi (Published Media)

11. Media Publikasi sebagai proses produksi dan penyebaran informasi sastra, informasi musik, atau pula aktivitas menjadikan informasi tersedia bagi masyarakat/khalayak umum. Dalam beberapa kasus, seorang penulis mungkin menerbitkan sendiri karyanya. Penerbitan meliputi tahapan copy editing, akuisisi pengembangan,, desain grafis, produksi – pencetakan, dan pemasaran dan distribusi.

12. Medium rekaman (recording medium) adalah piranti yang digunakan untuk menyimpan informasi.

13. Media Sosial (Sosial Media) adalah sarana untuk berinteraksi antara orang-orang dimana mereka dapat menciptakan, berbagi, dan bertukar informasi serta gagasan-gagasan dalam komunitas dan jaringan virtual. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun pada fondasi ideologi dan teknologi Web 2.0, dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran konten yang dhasilkan oleh pengguna (user-generated content).
Selain itu, media sosial bergantung pada teknologi mobile dan berbasis web untuk membuat platform yang sangat interaktif dimana individu dan masyarakat bisa berbagi, berdiskusi, dan memodifikasi konten yang dihasilkan oleh pengguna.

Copyright © 2020 | Jasa Promosi Online

error: Konten dilindungi !!